Posted by: r3tn0 on: Februari 21, 2009
Setelah punya PC ( sebelumnya aku selalu pakai HP ), aku punya hobby baru, yaitu Chatting. Sebelumnya aku nda pernah tau sama sekali. Karena awal chatting untuk urusan bisnis dengan kakak yang ada di Bali, trus aku coba di YM.
Asyik juga chatting ya. Banyak teman baru yg kita dapatkan. Tujuanku selain dapet temen, siapa tau dapat bisnis juga. Lumayan buat nambah penghasilan.
Tapi….aku yang risih kalau udah chatting dengan cowok, trus ngajak yang enggak2. Sebel banget…!!! Emang chatting buat ajang begituan ? Padahal kalau pas dapat yang ngomongnya enak n nyambung, jadi seru, bahkan bisa jadi saudara.
Tapi, setelah aku pikir2, chatting itu dunia bebas. Siapapun boleh melakukan sekehendak hatinya. Jadi kita pun nda perlu sakit hati kalau ngalamin yang seperti aku rasakan.
Intinya, kalau nda suka, tinggalin aja….., temen chatting yang baik masih banyak kan ? Toh semua hanya diomongan, jangan sampai dibawa ke perasaan….!
Posted by: r3tn0 on: Januari 7, 2009
Dalam minggu-minggu ini aku direpotkan dengan anak-anakku yang sakit secara bergantian. Pertama yang kecil, trus sembuh dan dilanjut yang besar. sakitnya nda terlalu, tapi panasnya itu yang bikin aku takut.
Kapan itu ponakanku yang seumur dengan anak pertamaku meninggal karena DB. Panas tinggi yang membuat penyakit DB tidak terdeteksi. Itu membuat aku takut kalau anakku sakit panas.
Apalagi sekarang UAS. Kondisinya belum bagus. Jadi aku sempat stress ngadapi masalah ini. Belum lagi masalah di kantor yang sejibun, ditambah anak sakit yang ndak kunjung baik kondisinya. Terpaksa besok aku ijin ndak masuk kerja, hari ini anak lakiku sakit lagi.
Beginilah kalau lagi dicoba sama Yang buat hidup….
Posted by: r3tn0 on: Oktober 21, 2008
Malam ini aku ada pertemuan penting dengan bisnis jaringan yang aku jalani.
Setelah pulang kerja, urus anak2 baik mandi, makan dan pelajaran sekolahnya, aku siap2 untuk nunggu jemputan temanku.
Ternyata besok salah satu anakku ulangan matematika. Dia agak kurang untuk pelajaran tersebut, kurang kosentrasi. Jadi aku dalam membimbing dia belajar harus telaten.
Aku bingung. Disisi lain aku ingin mencari ilmu untuk kemajuan bisnisku, disisi satunya anakku butuh bimbinganku. Aku sempet galau. Aku harus memilih.
Akhirnya aku pilih anakku. Aku sms temanku bahwa untuk malam ini aku batal berangkat. Akhirnya aku ganti baju dan langsung menghandle anakku belajar.
Aku tidak kecewa. Ini keputusan terbaikku demi anakku.
Posted by: r3tn0 on: Oktober 20, 2008
Sudah beberapa hari ini udara Surabaya terasa panas sekali….10x….
Bahkan di koran yang aku baca, panas ini akan bertambah dalam beberapa hari kedepan.
Apalagi AC ruangan di kantorku ( terutama diruanganku ) agak rusak, jadi sumpek banget.
Kebetulan mejaku dekat jendela, jadi kloplah suasana panas, kena imbas dari luar.
Hari ini aku ngerjain tugas yang butuh konsentrasi. Berhubung AC tidak bersahabat, mengungsilah aku ke ruang meeting yang sejuk. Ceritanya ‘rada’ protes ma Big Boss, AC rusak nda dibetulin, masih banyak pertimbangan ini itulah…
Padahal dengan suasana seperti ini, gimana karyawan bisa kerja dengan baik ?
Kebetulan Bosku ngijinin aku ‘ngungsi’, karena dia sendiri ndak kuat panas ( abis badannya gendut sih ).
So, mulai besok aku ‘berkantor’ diruang meeting , ruang Executive Meeting lagi…
He..he…sekali-kali ngerasakan jadi orang pentinglah….
Posted by: r3tn0 on: Oktober 18, 2008
Hari ini aku n keluargaku pergi ke Malang,mau menghadiri pernikahan saudara di kota Batu. Kalau ke Malang aku selalu mampir ke Bakso Stas.iun. Bakso ini makanan favoriteku dari kecil. Baksonya segede bola tenis.
Banyak sih bakso gede di Surabaya. Tapi aku selalu nyempatin kesini sambil bernostalgia,mengenang almarhum papaku.
Malang adalah kota ke dua ku setelah Surabaya. Kalau lagi jalan2 ke kota ini,aku selalu mencoba makanan baru.
Awalnya bakso isi buah ya dari kota Malang.
Karena panasnya udara,Malang udah nda dingin lagi. Biasanya kalau malem tidur pakai selimut, sekarang anakku malah keringetan.
Tapi bagaimanapun, aku tetap cinta Malang. Malah aku berharap bisa punya rumah di Malang. Moga2 ya dikabulkan keinginanku. Amien…
Posted by: r3tn0 on: Oktober 17, 2008
Udah 3 kali ini kartu ATMku tertelan. Heran, ATM dikantorku ini rada2 rewel. Suka tersendat-sendat.
Untungnya ( wong Jowo, selalu untung…) ambil kartu yang tertelan di Bank bersangkutan ndak terlalu jauh, jam istirahat kantor bisa ambil.
Padahal aku sering banget transaksi (ceritanya bisnis jual pulsa), so pasti bolak balik ke ATM.
Kalau masih jam kerja sih enak, bisa langsung lapor ke Personalia. Itu termasuk tanggungjawab Perusahaan kan ?
Kalau diluar kantor gimana ? Nda minta lah….!!
Posted by: r3tn0 on: Oktober 15, 2008
Semalem aku merenung…
Ternyata banyak waktu yang aku buang selama ini.
Disamping kerja kantoran, aku juga punya bisnis jaringan yang bisanya dikerjakan sepulang kerja atau hari libur.
Tapi 6 bulan terakhir ini setiap pulang kerja yang aku handle ( setelah urusan anak2 n rumah beres ) adalah maen internet.
Buka sana buka sini, coba sana coba sini, belajar buat blog n akhirnya mendarat di WP. Apalagi aku pki hp, jd sewaktu-waktu bisa on.
Setiap hari begitu terus yang aku lakukan…, bahkan malem yang harusnya sholat tahajud, masih pegang hp.
Aku bener2 keblinger !!! maklum lagi seneng2nya ma internet.
khirnya bisnis yang aku jalankan macet, padahal bisnis ini butuh konsentrasi / fokus.
Mulai saat ini aku coba merubah cara hidupku yang salah. Tiap pulang kerja, aku kembali ke bisnis sampinganku. Bagaimanapun aku pengen bebas….!!! Bebas waktu, bebas penghasilan. Terutama waktu u/ anak2ku terasa kurang sekali. Beda waktu kecilku yang setiap pulang sekolah, ibuku selalu dirumah. Sekarang anak2ku pulang sekolah yang ditemui hanya eyangnya. Kasihan mereka….
Bismillah, aku ingin berubah….
Posted by: r3tn0 on: Oktober 4, 2008
siang ini aku marahin anakku. masa jebur bak kamar mandi. emangnya ini kolam renang. uf…aku bener2 marah. rasanya tangan ini kudu ngelayang kepipinya. untung aku masih sadar.
anakku bandel banget. nda tau apa kalau bak mandi itu airnya harus bersih ?
akhirnya siang itu juga aku kuras bak mandinya. nambah kerjaan aja, yang harusnya aku bisa tidur siang.
sore ini aku masih kebawa marah. jadinya aku diemin aja anakku. minta ini itu aku cuekin.
diam2 aku merenung….
namanya anak kecil, masih kelas 3 SD, belum bisa bepikir panjang. menganggap apa yang dilakukan itu nda ada masalah.
aku diemein juga nda ada pengaruhnya. dia hanya tau kalau mamanya marah.
Ya Alloh, aku terlalu emosi.
nda seharusnya aku berbuat terlalu keras sama anakku. dia masih kecil. mungkin dengan teguran yang keras sudah cukup, tanpa harus mendiamkan sekian lama. justru dengan sikapku, takutnya dia jadi ketakutan yang akhirnya berdampak negatif ke jiwanya.
untuk menebus kesalahanku, malam ini aku ajak jalan anakku. sambil jalan aku peluk dia sambil memberikan pengertian masalah tadi siang